• HEAD

Selamat Datang di Website Resmi SMK MAARIF NU KAJEN | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Statistik


Total Hits : 768031
Pengunjung : 214534
Hari ini : 84
Hits hari ini : 142
Member Online : 8
IP : 3.89.204.127
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Kontak Kami


SMK MAARIF NU KAJEN

NPSN : 20323504

Jl.Pahlawan -Rowolaku Kajen Pekalongan 51161


info@smknukajen.sch.id

TLP : (0285) 381636


          

Hinar Binar Pendistribusian Hewan Qurban oleh SMARKA




 


Hinar Binar Pendistribusian Hewan Qurban oleh SMARKA 


(Selasa, 19/07/21) Diwakilkan oleh beberapa Bapak/Ibu guru dan TAS, SMK Maarif NU Kajen melakukan pendistribusian hewan Qurban diantaranya di Masjid Rowolaku, Ponpes Bustanul Mansyuriyah, Ponpes Al Utsmani, Desa Salit, Desa Gandarum, Desa Sumur Jomblang Bogo, dan Desa Kajongan.


Dengan protokol kesehatan yang ketat, pendistribusian Alhamdulillah berjalan tanpa halangan apapun. SMK MAARIF NU KAJEN berharap, dengan penyerahan hewan Qurban ini dapat membawa berkah dan makin dekat hubungan dengan masyarakat.


Ibadah kurban ini merupakan salah satu ibadah wajib bagi setiap umat muslim yang mampu melaksanakannya. Melaksanakan ibadah kurban juga menjadi cara kita dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga sebagai bentuk ketaatan kita terhadap perintah-Nya.


Allah SWT sendiri juga memerintahkan ibadah kurban ini setelah ibadah sholat, “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (Q.S. Al-Kautsar: 2).


 



Dalam pelaksanaannya, ibadah kurban juga memiliki hikmah tersendiri yang bisa kita petik sebagai seorang muslim. Berikut beberapa hikmah dalam berkurban yang dilansir dari islam.nu.or.id 


Syariat pemotongan hewan kurban ini tidak terlepas dari hikmah yang tersembunyi di baliknya. Allah menjadikan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk syiar agama Allah. (Syekh Ali As-Shabuni dalam Rawa’iul Bayan, Tafsiru Ayatil Ahkam minal Qur’an, [Kairo, Darul Alamiyyah: 2015 M/1436 H], juz I, halaman 504). 


Pemotongan hewan kurban dimaksudkan agar umat Islam dapat mendekatkan diri kepada Allah, dan mendapatkan ampunan serta ridha-Nya. Pemotongan hewan kurban juga dapat menjadi sarana kaffarah/penebusan dosa atau kekhilafan yang dilakukan individu-individu umat Islam.


Syariat pemotongan hewan kurban dimaksudkan agar mereka membiasakan diri ikhlas dalam ucapan dan amal perbuatan. Orang-orang yang beriman memotong hewan kurban atas nama dan perintah Allah. Mereka tidak menyebut nama selain Allah dan tidak bertawajuh kepada selain-Nya.


 


Kajen, 19 Juli 2021


Writer: Aris Munandar 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas